IHSG Berpotensi Turun, Ahli Sarankan Beli ISAT, BMRI, dan RATU
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan rentan mengalami penurunan dalam perdagangan saham hari Senin (4/8). Sebelumnya, IHSG berakhir melonjak ke angka 7.537 atau meningkat sebesar 0,71% pada Jumat (1/8) lalu.
Analisis dari MNC Sekuritas Indonesia, Herditya Wicaksana, menyebutkan bahwa pergerakan IHSG masih cenderung tertekan oleh aktivitas penjualan. Menurut prediksi MNC Sekuritas, kondisi IHSG saat ini tetap sensitif untuk turun menuju kisaran angka 7.529 hingga 7.415 serta akan mencoba zona dukungan. Titik-titik pendukung IHSG yaitu pada tingkat 7.415 dan 7.344.
“Sementara resistance "yang terdekat berada pada angka 7.675 dan 7.758," tulis Herditya dalam penelitiannya, Senin (4/8).
Support adalah wilayah harga saham tertentu yang dianggap sebagai level terbawah dalam periode tertentu. Ketika mencapai support, harganya biasanya akan meningkat lagi seiring dengan peningkatan minat membeli saham.
Sedangkan resistance adalah tingkat harga saham tertentu yang dianggap sebagai puncaknya. Ketika saham mencapai titik ini, umumnya terjadi penjualan signifikan sehingga kecepatan naiknya harga menjadi melambat.
MNC Sekuritas menyarankan untuk mempertimbangkan saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU), PT Wir Asia Tbk (WIRG), serta PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO).
Di samping itu, Phintraco Sekuritas memperkirakan IHSG berpotensi terkoreksi pada perdagangan hari ini. Dari sisi domestik, investor akan mencermati rilis data pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk kuartal II-2025 yang diperkirakan mencapai 4,8% secara tahunan (YoY), sedikit melambat dari capaian sebelumnya sebesar 4,87% YoY.
Pertumbuhan ekonomi diperkirakan meningkat sebesar 3,7% secara kuartalan (QoQ), yang menunjukkan peningkatan positif setelah mengalami pengurangan sebesar -0,98% di kuartal sebelumnya. Di samping itu, pasar tetap akan memantau perkembangan lanjutan dalam masa pelaporan keuangan kuartal II tahun 2025.
"IHSG diprediksi bergerak naik turun antara 7.400 hingga 7.680 mengingat pasar akan lebih responsif pada minggu ini," demikian disampaikan oleh analis Phintraco Sekuritas dalam laporan mereka, Senin (4/8).
Phintraco Sekuritas menyarankan beberapa saham untuk diperhatikan minggu ini, yaitu PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA), PT Harum Energy Tbk (HRUM), PT Indosat Tbk (ISAT), PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), dan PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA).
Gabung dalam percakapan