BERITA TERKINI: Pengunjung Hiburan di Kediri Terserang Keracunan, Manajer Beberkan Fakta Lengkap

RB NEWS, KEDIRI - Manager AR KTV dan Cafe, Sinyo Dicky, memberikan komentar terkait kejadian dugaan keracunan yang menimpa tiga wanita setelah mereka menghibur tamu karoke di lokasi bisnisnya yang berada di Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

Seorang korban dilaporkan meninggal, sedangkan dua orang lagi menerima pengobatan intensif, satu di antaranya berada dalam keadaan sangat parah.

Berdasarkan keterangan Dicky, peristiwa dimulai pada hari Jumat (1 Agustus 2025) malam sekitar jam 20.00 WIB.

Pada saat itu, tiga tamu yang terdiri dari dua wanita dan seorang pria datang serta menyewa Kamar 6 selama durasi dua jam.

"Pada malam itu, saya sempat berbincang dengan Alm. BI. Ia menceritakan bahwa tamu tersebut adalah yang pertama kali diundang ke tempat ini," ujar Dicky, Minggu (3/8/2025).

Tiga orang tamu pertama terdiri dari dua wanita dengan inisial BI dan H beserta seorang pria bernama R.

Beberapa waktu kemudian, ujar Dicky, muncul kembali sejumlah orang yang diduga adalah teman-temannya.

"Bila benar, tambahkan tiga orang lelaki dan satu wanita. Kemudian mereka berpindah dari Kamar 6 ke Ruangan VIP 1," jelasnya.

Selanjutnya Dicky juga mengatakan, terdapat permintaan untuk menambah seorang pembawa acara musik dari lokasi yang diawali dengan huruf S.

Sehingga diperkirakan total ada delapan orang di ruangan, yakni empat laki-laki dan empat perempuan.

Mereka menyewa Room VIP 1 selama empat jam, lalu menambah satu jam lagi. Para tamu keluar pada Sabtu (2/8/2025) hampir pukul 04.00 WIB.

"Maka mulai pukul 8 malam hingga pagi pukul 4 lebih sedikit. Secara keseluruhan sekitar tujuh jam untuk menyewa ruangan di sini," kata Dicky.

Ia mengklaim saat para tamu keluar dari ruangan, tidak terlihat adanya tanda-tanda keracunan seperti muntah atau lemas.

"Saat pulang, mereka semua terlihat sehat. Kami sudah cek juga lewat CCTV, tidak ada yang muntah-muntah di lokasi," imbuhnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Kediri Kota AKP Cipto Dwi Leksana menyebut pihaknya telah mengamankan barang bukti salah satunya rekaman CCTV di lokasi.

"Kami sudah mengamankan beberapa barang bukti termasuk rekaman CCTV dan juga sudah melakukan olah TKP untuk proses penyelidikan lebih lanjut," ungkapnya.

Saat ini, menurut AKP Cipto, pihaknya juga meminta kepada pemilik bisnis untuk sementara tidak melakukan operasional hingga penyelidikan selesai dilakukan.

"Sementara ini kami meminta agar tidak melakukan operasi hingga penyelidikan selesai," katanya.

(Luthfi Husnika/RB NEWS)

Editor : Sri Wahyunik