Meriah! Banyuwangi Percussion Festival Tampilkan Oseng Autentik | SAPA PAGI


Ruang BacaBanyuwangi kembali meneguhkan dirinya sebagai kota yang kaya akan seni dan budaya melalui gelaran Banyuwangi Percussion Festival. Acara ini menampilkan ratusan penabuh perkusi yang mempersembahkan seni musik Oseng yang unik dan otentik.

Suasana di Terminal Pariwisata Terpadu Sobo, Banyuwangi, Jawa Timur, terasa penuh semangat dengan gemuruh tabuhan kendang dan gong yang menggema. Puluhan penabuh tampil kompak, membawakan ritme rancak yang membuat para penonton terhipnotis. Setiap alunan musik mampu menciptakan suasana yang penuh energi dan memukau.

Festival ini menjadi wadah bagi para seniman untuk menunjukkan keunikan musik perkusi tradisional. Perpaduan suara antara kendang, saron, angklung, dan gong membentuk harmoni yang khas dan penuh makna. Musik yang dihasilkan tidak hanya sekadar hiburan, tetapi juga memiliki nilai budaya yang mendalam.

Perkusi Oseng merupakan kesenian turun-temurun yang khas dari Banyuwangi. Ciri khas dari kesenian ini adalah kecepatan pukulan kendang yang belum dapat dinotasikan hingga saat ini. Hal ini menjadikannya unik dan berbeda dari bentuk-bentuk musik perkusi lainnya.

  • Ciri Khas Perkusi Oseng
  • Kecepatan pukulan kendang yang tidak bisa dinotasikan secara standar.
  • Menggunakan alat musik tradisional seperti kendang, saron, angklung, dan gong.
  • Ritme yang dinamis dan penuh energi, cocok untuk menarik perhatian penonton.

  • Manfaat Festival

  • Mempertahankan warisan budaya daerah.
  • Memberikan ruang bagi seniman lokal untuk berkarya.
  • Menarik minat generasi muda terhadap kesenian tradisional.

Selain itu, festival ini juga menjadi ajang promosi wisata yang efektif. Para pengunjung yang hadir tidak hanya menyaksikan pertunjukan musik, tetapi juga bisa merasakan atmosfer budaya yang kental. Tidak heran jika acara ini selalu ditunggu-tunggu oleh masyarakat setempat maupun wisatawan.


Dalam rangka melestarikan seni musik tradisional, Banyuwangi Percussion Festival juga berupaya mengajak masyarakat lebih peduli terhadap kekayaan budaya yang ada. Dengan adanya acara ini, harapan besar diarahkan agar seni musik Oseng dapat terus dilestarikan dan dikembangkan.

Kesadaran akan pentingnya pelestarian budaya semakin meningkat, terutama di kalangan generasi muda. Banyak pemuda yang mulai tertarik untuk belajar dan mempelajari alat-alat musik tradisional. Hal ini menjadi langkah awal yang baik dalam menjaga keberlanjutan seni musik Oseng.

Selain itu, festival ini juga memberikan dampak positif terhadap ekonomi lokal. Para seniman dan pelaku seni bisa mendapatkan penghasilan tambahan melalui pertunjukan. Selain itu, wisatawan yang datang juga membantu meningkatkan aktivitas ekonomi di sekitar lokasi acara.

Pada akhirnya, Banyuwangi Percussion Festival bukan hanya sekadar acara hiburan, tetapi juga menjadi simbol kebanggaan atas kekayaan budaya yang dimiliki oleh kota ini. Dengan terus digelarnya festival ini, diharapkan seni musik Oseng akan terus hidup dan dikenal oleh banyak orang.