83 Korban Kebakaran Tambora Alami Masalah Kesehatan, Mulai Batuk hingga Luka Puing

JAKARTA, RB NEWS— Sekitar 83 penduduk yang terkena dampak api di wilayah Duri Utara, Tambora, Jakarta Barat datang ke pos pelayanan kesehatan yang tersedia di tempat tersebut.
Mereka menyampaikan beberapa masalah kesehatan seperti batuk, flu, diare, sakit kepala, demam, luka akibat tertimpa benda hasil kebakaran, dan keluhan-keluhan lainnya.
"Sampai hari ketiga ini telah terdapat 83 orang yang melaporkan keluhan nyeri," ujar Petugas Pusat Krisis dan Kegawatdaruratan Kesehatan Daerah (PK3D) Jakarta, M. Akbar, dikutip dari Antara , Rabu (23/7/2025).
Akbar mengatakan, semua keluhan yang diterima diproses melalui konsultasi kedokteran di posko dan selanjutnya diberikan pengobatan sesuai kondisi masing-masing pasien.
Kami akan berkonsultasi terlebih dahulu, kemudian jika memang dibutuhkan pengobatan, seperti pada hari pertama ada beberapa orang yang mengalami luka, kami segera memberikan obat. Jika keluhan seperti batuk atau demam, kami akan memberikan resep dokter," katanya.
Dia juga meminta para pengungsi agar tetap menjaga kebersihan sekitarnya guna mencegah timbulnya penyakit yang sering terjadi setelah bencana, misalnya demam berdarah.
Umumnya sarannya adalah agar lebih memperhatikan kebersihan. Sebab kondisi sanitasi merupakan hal yang paling rentan terjadi pasca-bencana. Akses air dari PAM Jaya pun telah tersedia di sini. Oleh karena itu, upaya dalam menyediakan fasilitas sanitasi bagi para pengungsi juga sedang dilakukan," ujarnya.
Akbar menyampaikan bahwa posko kesehatan milik PK3D akan terus beroperasi sampai masa tanggap darurat diumumkan telah berakhir oleh pihak pemerintah setempat.
"Kami tetap siaga hingga masa tanggap darurat selesai. Biasanya setelah itu akan ada pengumuman dari Pak Lurah," kata Akbar.
Sebelumnya diketahui bahwa sebuah kebakaran besar terjadi di wilayah Duri Utara yang merusak paling tidak 86 unit rumah. Karena kejadian ini, sekitar 100 kepala keluarga kehilangan tempat tinggal mereka dan saat ini berada dalam pengungsian di titik-titik darurat.
Gabung dalam percakapan