Bursa Transfer MotoGP: Rival Valentino Rossi Tidak Jadi Bergabung, Joan Mir Tetap Fokus
KMI News - Pasar Transfer untuk pembalap MotoGP musim 2026, yang terjadi pada hari Kamis (19/6/2025), berasal dari tim Honda HRC dan menunjukkan situasi masa depan saudara laki-lakinya Valentino Rossi semakin gelap.
Masa depan saudara muda Valentino Rossi, Luca Marini, bersama Honda ternyata sedikit suram. Ia berada dalam posisi terdepan untuk dilewati Jorge MartÃn pada tahun 2026 di ajang MotoGP.
Kondisi tersebut menarik perhatian tim mateknya Marini, yaitu juara dunia MotoGP 2020, Joan Mir.
Pembalap Honda HRC, Joan Mir, enggan memberi komentar banyak mengenai situasi Luca Marini yang mungkin akan diusir dari dunia MotoGP untuk musim depan.

Kepastian tentang kelanjutan kontrak Luca Marini di Honda masih belum jelas.
Dengan kontrak yang akan berakhir pada Desember 2025, sampai saat ini tim Sayap Emas masih belum menunjukkan tanda-tanda adanya perpanjangan masa kontrak.
Gosip yang berkembang di kalangan pembalap makin santer seiring dengan laporan bahwa Jorge MartÃn menginginkan perpindahan dari Aprilia dan menjadikan Honda sebagai destinasi utamanya.
Walaupun tidak sehebat Johann Zarco yang kerap tampil di barisan terdepan, pembalap runners-up MotoGP tersebut tetap konsisten mengungguli Joan Mir sang rekan satu tim yang sering kali gagal menyelesaikan balapan.
Selain memiliki keterampilan analisis yang bermanfaat bagi perkembangannya, Marini menyatakan bahwa dia sudah mulai berdiskusi dengan Honda tentang masa depanya.
Ape, usaha Marini untuk menunjukkan kemampuan dihambat oleh cedera.
Marini tidak hadir sejak perlombaan GP Aragon karena mengalami kecelakaan serius saat uji coba untuk Suzuka 8 Hours di akhir Mei kemarin.
Dia menderita fraktur di beberapa area dan juga pneumothorax, yang memastikan dirinya belum pulih untuk balapan MotoGP Italia 2025 mendatang, yaitu pada tanggal 20 sampai 22 Juni.
Keadaan kesehatannya yang sangat buruk membuat sang runner-up di Moto2 berisiko tidak dapat tampil dengan optimal dalam periode mendatang.
Meskipun demikian, aktivitas pasar transfer MotoGP tetap berlangsung aktif.
Menangkap seberkas gosip mengenai ancaman terhadap karir Marini, Joan Mir sebagai tim mates-nya lebih memilih untuk bungkam dan tak banyak berpendapat.
Tentu saja, juara dunia MotoGP 2020 tersebut juga belum terlihat sangat menggigit sepanjang musim ini walaupun ada sedikit perbaikan.
Saya pribadi merasa lebih aman dibandingkan Marini karena kontrak saya bersama Honda masih berlaku sampai tahun depan.
Namun demikian, apabila tak memberikan dampak positif secara berkelanjutan, para pebalap yang kerapkali jatuh saat bertanding mungkin akan menghadapi ancaman untuk karir mereka di masa mendatang.
"Saya jujur mengatakan bahwa saya tak mempedulikan siapa orangnya untuk bergabung sebagai tim," ujar Joan Mir seperti dilansir dari laman tersebut. Corsedimoto .
Walaupun terlihat cuek, Mir tetap menunjukkan rasa hormatnya kepada Marini.
Selain itu, mereka baru saja bergabung dengan Honda ketika tim yang bertanda sayap tunggal tersebut tengah mengalami penurunan performa sejak kepergian Marc Marquez.
"Yang dapat saya ungkapkan adalah bagaimana perasaan untuk bekerja bersama Luca serta beberapa proyek yang sudah saya amati sepanjang tahun-tahun dia ada disini," tegas sang pembalap yang dikenal sebagai Mr Miraculous.
Menurut saya, dia sudah menyelesaikan tugasnya dengan sempurna. Ia begitu lincah menggunakan motornya.
"Kita telah melalui masa-masa yang sungguh berat bersama-sama, saat Honda bahkan tak secemerlang dulu," lanjut pemilik nomor #36.
"itu adalah hal-hal yang dapat saya sampaikan," tutup Mir.
(KMI News/Giri)
Gabung dalam percakapan