Akhirnya, Jokowi Tunjukkan Ijazahnya Langsung Setelah Lama Ditunggu

Akhirnya, Jokowi Tunjukkan Ijazahnya Langsung Setelah Lama Ditunggu

Presiden Jokowi Akhirnya Tunjukkan Fisik Ijazahnya, Tapi Bukan ke Pihak yang Memperkarakan

Setelah sekian lama ditunggu-tunggu, akhirnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara terbuka menunjukkan fisik ijazahnya. Namun, penunjukan ini tidak dilakukan di depan pihak-pihak yang selama ini memperkarakan ijazahnya, seperti Roy Suryo, Rismon Sianipar, atau Dokter Tifa. Sebaliknya, Jokowi menunjukkan ijazah tersebut di depan sejumlah elite Projo atau Pro Jokowi yang berkunjung ke rumahnya.

Beberapa elite Projo mengaku telah melihat langsung ijazah Presiden ke-7 RI itu. Salah satunya adalah Wakil Ketua Umum Projo, Freddy Alex Damanik, yang menyatakan bahwa ia sendiri melihat ijazah tersebut ketika diperlihatkan oleh Jokowi.

Kunjungan para elite Projo ke rumah Jokowi di kediaman Sumber, Banjarsari, Solo, berlangsung pada Jumat (24/10/2025). Semua peserta kunjungan berhasil melihat fisik ijazah ayah dari Wapres Gibran Rakabuming Raka.

“Kita tadi dipertunjukkan bahwa ijazah itu ada,” ujar Freddy Alex Damanik. Menurutnya, masalah ijazah Jokowi sebenarnya tidak perlu lagi dibahas. Ia merasa bahwa keaslian ijazah presiden ketujuh tersebut sudah jelas terbukti.

“Sebetulnya ijazah tanya Mas Roy (Suryo) ajalah. Sebetulnya udah bolak-balik ijazah ini Pak Jokowi sudah menegaskan bahwa ijazahnya memang ada,” tambahnya.

Penunjukan ijazah ini dinilai mampu meyakinkan publik bahwa ijazah tersebut benar-benar ada dan memiliki keaslian yang terbukti. Freddy juga menjelaskan bahwa Jokowi telah menunjukkan ijazahnya kepada rektor dan dekan universitas terkait. Hal ini menunjukkan bahwa ijazah tersebut memang dikeluarkan oleh UGM dan masih dalam kepemilikan Jokowi.

Awal Mula Polemik Ijazah Jokowi

Polemik tentang ijazah Jokowi pertama kali mencuat beberapa tahun lalu. Kasus ini awalnya dimulai ketika Bambang Tri Mulyono, penulis buku Jokowi Undercover, mengajukan gugatan ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada 3 Oktober 2022. Ia menuduh Jokowi melakukan perbuatan melawan hukum dengan menggunakan ijazah palsu saat pencalonan presiden.

Pada akhir tahun 2023, Jokowi resmi melayangkan laporan ke Polda Metro Jaya atas dugaan pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong. Jokowi menegaskan bahwa dirinya hanya mengambil langkah hukum setelah isu ini terus bergulir dan merugikan reputasinya sebagai kepala negara.

Selanjutnya, Jokowi menjalani pemeriksaan oleh penyidik Polda Metro Jaya di Polresta Solo pada Rabu (23/7/2025). Pemeriksaan ini dilakukan sebagai bagian dari penyidikan kasus dugaan fitnah dan pencemaran nama baik terhadap dirinya terkait tuduhan penggunaan ijazah palsu.

Kasus ini menjadi titik awal dari rangkaian gugatan lanjutan, termasuk Citizen Lawsuit yang diajukan ke PN Solo pada 2025 oleh alumni UGM. Hingga kini, polemik ini masih menjadi topik yang cukup hangat di kalangan masyarakat.

Projo Minta Polemik Ijazah Diakhiri

Dalam konteks ini, Projo menginginkan agar polemik ijazah Jokowi segera dihentikan. Mereka menilai bahwa semua keraguan dan isu yang muncul sudah terjawab dengan penunjukan ijazah langsung oleh Presiden. Dengan adanya bukti nyata, mereka berharap masyarakat dapat lebih percaya dan fokus pada isu-isu penting lainnya yang lebih relevan dengan kehidupan bangsa.