OJK Memproyeksikan Pertumbuhan Industri Multifinance Tetap di Kisaran 8%-10% Hingga 2025
RB NEWS.CO.ID - JAKARTA Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tetap mengestimasi bahwa pertumbuhan kredit sektor multifinance akan berada dalam rentang 8% sampai 10% pada tahun 2025. Ini menunjukkan tidak adanya modifikasi terhadap perkiraan yang telah dibuat OJK di awal tahun ini.
Walau bagaimana pun, Kepala Eksekutif Pengawas di Otoritas Jasa Keuangan yang menangani Lemabanga Pembiayaan, Dana Ventura, Institusi Keuangan Mikro serta Layanan Finansial lainnya, Agusman, tidak mengabaikan adanya kemungkinan bahwa laju pertumbuhannya bisa merosot.
"Oleh karena itu, dibutuhkan kenaikan pinjaman pembiayaan yang lebih signifikan di masa mendatang," jelasnya pada respons RDK OJK, Senin (19/5).
Selain itu, Agusman menyampaikan pihaknya akan melakukan review secara berkala terkait proyeksi pertumbuhan piutang pembiayaan multifinance tersebut. Salah satunya, yakni mempertimbangkan perkembangan kondisi perekonomian global dan domestik.
"OJK pastinya akan mengawasi perkembangan yang terjadi dengan lebih teliti dan bakal tetap menerapkan strategi pengawasan sejalan dengan aturan yang ada. Mereka juga akan mempertimbangkan implementasi manajemen risiko oleh perusahaan pembiayaan untuk menyikapi dinamika ekonomi baik global maupun lokal," jelasnya.
Agusman menyebut bahwa untuk merangsang perkembangan industri multifinance di tahun ini, perusahaan dapat meningkatkan pendanaan modal usaha sesuai dengan regulasi yang dikeluarkan oleh OJK.
"Memperbolehkan multifinance yang mematuhi kriteria spesifik menyediakan dana usaha hingga Rp 10 miliar berdasarkan POJK 46/2024," jelas Agusman.
Berdasarkan data dari OJK, total pinjaman pembiayaan yang dikeluarkan oleh perusahaan multifinance mencapai angka Rp 510,97 triliun pada bulan Maret tahun 2025.
Harga piutang pembiayaan pada bulan Maret tahun 2025 meningkat sebesar 4,60%. Year on Year Pertumbuhan pada bulan Maret 2025 menunjukkan penurunan bila dibandingkan dengan posisi di bulan Februari 2025 yang mencapai 5,92% secara tahun-ke-tahun (YoY).
Gabung dalam percakapan