Inilah 4 Cara Cepat Mengetahui Kondisi AC pada Mobil Bekas Sehat atau Perlu Renovasi
Ruang Baca News Untuk kamu yang berencana membeli mobil bekas, perhatikan langkah-langkah simpel ini untuk mengecek apakah sistem pendingin udaranya masih baik atau belum.
Sistem AC yang tidak berfungsi dengan baik atau telah mengalami masalah bisa menyebabkan temperatur dalam kabin menjadi hangat.
Ini dapat menyebabkan ketidaknyamanan bagi penumpang dan pengemudi di dalam kabin.
Selain itu, kerusakan pada AC mobil yang cukup kompleks akan menghasilkan biaya perawatan yang tinggi.
Periksa apakah keadaan AC tetap baik serta berfungsi secara normal.
Berikut ini langkah-langkah untuk memeriksa kondisi AC pada mobil bekas yang kamuincar.
1. Periksa Freon Lewat Lobang Kaca pada Pipa
Apabila aliran udara dari AC dirasakan tidak begitu sejuk, periksa refrigeran atau biasanya dikenali sebagai freon dengan memerhatikan lubang kaca pada paip freon.
Gas Freon biasanya tidak menimbulkan gelembung atau busa putih pada kaca ketika AC mobil dinyalakan.
Jika terdapat busa putih, berarti freonnya kurang atau sudah habis.
Kurangnya atau hilangnya freon biasanya terjadi akibat kebocoran pada pipa atau komponen seperti Evaporator dan Kondensor.
2. Cek Kompresor AC
Kompresor AC memiliki fungsi vital dalam mengalirkan freon keseluruhan sistem pendingin di kendaraan melalui proses pemompaannya.
Proses kerja kompresor melibatkan penggunaan energi dari pulley mesin tempat poros kompresor disambungkan dengan bagian-bagian kompressor tersebut guna mendorong gerakan piston yang berada di dalamnya.
Perhatikan suara kompressor; apabila mendengar bunyi yang kasar pada kompressor AC, itu menandakan bahwa kompressor AC mulai mengalami masalah.
Alasan kekasaran suara umumnya disebabkan oleh kurangnya perawatan.
Pemilik kendaraan infrequently menukar oil compressor AC mereka.
disarankan untuk mengganti kompresor setiap 20.000 kilometer atau 1 tahun sekali.
Kerusakan kompresor yang paling parah adalah hilangnya tekanan yang disebabkan klep di kompresor akibat faktor usia.
Servis kompresor yang paling sering itu klep dan packing set kompresor, karena faktor usia.
Gejalanya suhu kompresor panas dan AC enggak dingin
3. Periksa Fitur Tambahan dari Kipas Angin AC
Meskipun menggunakan hanya satu motor kipas untuk mendinginkan kondensor, namun apabila kipas tambahan tersebut melemah atau bahkan motornya tidak berfungsi, maka sistem pendingin mobil akan kehilangan kesegarannya.
Ini dapat mengakibatkan temperatur mesin menjadi lebih tinggi.
Sebab itu, letak tambahan kipas AC biasanya dekat dengan motor kipas radiator.
Mesin penggemuk angin tambahan yang kurang kuat atau tidak berfungsi umumnya disebabkan oleh pertambahan usia.
Oleh karena itu, periksa apakah extra fan AC dan juga fan radiator berfungsi secara optimal, serta pastikan sistem otomatinya masih berjalan dengan baik.
4. Periksa Aliran Udara Melalui Sistem AC
Akhirnya, periksa terlebih dahulu kekuatan aliran udara yang keluar dari ventilasi AC apakah masih kuat, lalu aturlah pengaturan blower pada posisi maksimal agar menghasilkan hembusan angin yang lebih kencang.
Jika aliran udara terdengar lembut atau keras, dapat disebabkan oleh beberapa hal seperti mesin blower yang mulai melemah atau evaporator yang mengalami masalah.
Menurut laporan dari Otoseken.id, masalah yang paling umum terjadi adalah evaporator menjadi lendir karena kurangnya perawatan pada sistem AC mobil.
Gabung dalam percakapan