Beberapa Jalanan di Jakarta Barat Kembali Macet Pasca Lebaran
Kondisi kemacetan di Jalan Letjen S. Parman dan Jalan Prof. Dr. Latumenten, Jakarta Barat, telah memburuk lagi pasca liburan Idulfitri. Terlihat para pemudik pun mulai berdatangan kembali ke pusat kota.
Dari pantauan Jogjandroid Blog Pada hari Rabu (9/4), kemacetan melanda jalan Prof. Dr. Latumenten untuk para pengguna jalan raya yang ingin pergi ke arah Jakarta Utara. Kendaraan mobil dan sepeda motor sama-sama bersaing untuk mencari ruang gerak sehingga aliran lalu lintas tidak terhenti. Suara klakson bergema secara berkelanjutan karena kondisi tersebut.
Kepadatan pada aliran traffic nampak pula di Jalan Letjen S. Parman. Halte bus TransJakarta yang letaknya di sebelah kiri jalanan ini juga kelihatan sudah mulai disibuki oleh para penumpang. Mereka bercokol untuk menyongsong kedatangan bis tersebut.
"Iya, kepadatan sudah mulai terlihat lagi," ujar salah satu driver ojek online (ojol), Fahmi, saat diwawancarai.
Sebelumnya, aturan Work From Anywhere (WFA) sudah dijalankan sejak Senin (24/3). Aturan WFA ini dirilis oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), yang mana dituangkan dalam Surat Edaran (SE) Nomor 2/20 dari Menteri PAN-RB.
Dalam Surat Edaran tersebut ditetapkan bahwa implementasi kewajiban dinas akan dikerjakan dalam empat hari kerja yang berada tepat sebelum masa libur nasional serta cuti bersama untuk peringatan Hari Suci Nyepi tahun 1947 dan Idul Fitri tahun Hijriah 1446. Hal ini mencakup periode dari Senin, tanggal 24 Maret 2025 hingga Kamis, tanggal 27 Maret 2025.
Cuti bersama untuk Lebaran tahun 2025 dijadwalkan dari tanggal 2 hingga 4 serta 7 April 2025. Sedangkan liburan resmi Lebaran akan dilaksanakan pada 31 Maret dan 1 April 2025. Mulai kemarin, masa cuti Idul Fitri telah usai. Para pekerja kembali menjalankan rutinitas mereka dengan normal.
Gabung dalam percakapan