Spanduk Protes RDF di Jakarta Timur Ditangani Satpol PP, Warga Khawatir Suara Mereka Tak Didengar
JAKARTA, RB NEWS Penduduk dari Perumahan Jakarta Garden City (JGC) yang berlokasi di Cakung, Jakarta Timur, mengalami penganiayaan secara tidak langsung sebab spanduk mereka yang mengecam adanya Refuse Derived Fuel (RDF) di Rorotan, Jakarta Utara, telah dilepaskan paksa oleh petugas Satpol PP.
"Merasa sangat terkekang, dia mengatakan bahwa hak untuk berekspresi tidak dilindungi dan menyebut pemerintah bukanlah hal yang menentang kritikan," ungkap Ketua RT di Perumahan JGC Klaster Shinano, RT 18, RW 14, Wahyu Andre Maryono ketika ditemui oleh RB NEWS pada hari Selasa (18/3/2025).
Wahyu mengatakan bahwa pemasangan spanduk tersebut merupakan bentuk protes dari masyarakat yang merasakan dampak langsung dari aroma tidak menyenangkan limbahn RDF Rorotan.
Banner-banner tersebut awalnya akan dipasang di seluruh Banjir Kanal Timur (BKT) serta Jalan Cakung-Cilincing yang berdekatan dengan zona RDF Rorotan.
Setelah dipasangi selama tiga hari, spanduk tersebut diambil down oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dari Kecamatan Cakung dan Cilincing.
Penurunan spanduk tersebut dilaksanakan lantaran dianggap memprovokasi.
"Wahyu bertanya tentang alasan mengapa mereka dianggap sebagai pemicu. Meskipun demikian, apa yang kami tunjukkan hanyalah fakta dan RDF memang membawa dampak pada kesehatan," jelasnya.
Sebenarnya, menurut Wahyu, isi dari spanduk tersebut hanyalah untuk menyuarakan kritikan terhadap pemerintahan.
Sebab itu, para penghuni JGC telah mengadakan beragam bentuk protes serta sudah melakukan dialog dengan pihak RDF Rorotan.
"Sudah beberapa kali kami memberi peluang pada RDF untuk melaksanakan tes, ini mungkin kesekian kalinya kami menawarkan bantuan, namun penduduk kami bukanlah kelinci percobaan dan juga tidak seperti tikus lab yang selalu harus menghadapi pengujian tanpa ampun," jelas Wahyu dengan tegas.
Perlu dicatat bahwa jarak antara Perumahan JGC dan RDF Rorotan kurang lebih adalah 800 meter.
Walaupun berada cukup jauh, bau tidak sedap dari sampah di perumahan mewah ini sangat menusuk hidung dan menganggu para penduduk setempat.
Di perumahan JGC, selain bau sampah yang tidak sedap, penduduk sering menangkap aroma kOTORAN DARI rdf rorotan.
Selanjutnya, penduduk di Perumahan JGC kerap mengamati asap gelap keluar dari cerobong asap RDF Rorotan.
Gabung dalam percakapan