[REAKSI GLOBAL] AS Menolak Permintaan Patton Liberty, Iran Siap Tanggapi Serangan Houthi
RB NEWS Pemberitaan tentang pemerintah di bawah kepresidenan Donald Trump yang menentang pengembalian Patung Liberty, menduduki posisi teratas berita. Populer Global saat ini.
Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa Iran akan dituntut tanggung jawabnya terkait serangan yang dilancarkan oleh kelompok Houthi dari Yemen.
Lain berita populer yang dapat ditemukan pada saluran tersebut adalah Global RB NEWS merupakan bagian dari Fenomena Global yang Terkenal seperti Permintaan Prancis untuk Mengembalikan Patung Liberty.
Selengkapnya, berikut rangkuman daftar Populer Global Edisi Selasa (18/3/2025) sampai Rabu (19/3/2025) pagi yang bisa ditonton:
1. AS Menolak Mengembalikan Patung Liberty, Mengekspos Bantuan kepada Prancis
Pemerintah di bawah Presiden Donald Trump menyatakan bahwa mereka tidak akan memikirkan tuntutan dari seorang politisi Prancis yang ingin mengembalikan Patung Libertas kepada negerinya.
Tanggapan tersebut timbul usai seorang pejabat Prancis mengkritik Amerika Serikat (AS), menyatakan bahwa AS sudah tidak lagi memperwakili prinsip-prinsip dasar yang melatarbelangi pembuatan Patung Libertas.
"Secara pasti tidak (dikembalikan). Anjuran saya bagi politisi Prancis dengan pangkat rendah dan tak disebutkan namanya tersebut ialah mengenang kontribusi Amerika Serikat terhadap Prancis. Bila tanpa bantuan AS, kemungkinan warga Prancis kini akan berbicara dalam bahasa Jerman," ungkap Karoline Leavitt, Sekretariat Pers Gedung Putih, sebagaimana dilansir media tersebut. Politico , Senin (17/3/2025).
Seluruh artikel dapat Anda baca di sumber tersebut. sini .
2. Trump: Iran akan Dilawan karena Penyerangan Houthi
Presiden AS Donald Trump menggarisbawahi bahwa Iran akan dipertanggungjawabkan untuk setiap serangan yang diserahkan oleh kelompok Houthi di Yaman terhadap kapal-kapal di Laut Merah.
"Setiap serangan yang dilancarkan oleh kelompok Houthi mulai saat ini akan dilihat sebagai serangan yang berasal dari senjata serta kepemimpinan Iran. Iran bakal dituntut tanggung jawabnya dan perlu menerima akibatnya," tulis Trump pada cuitannya melalui media sosial tersebut. Truth Social miliknya.
Mengacu pada pernyataan AS, Iran diyakini telah menyediakan bantuan berupa senjata dan latihan bagi grup Houthi.
Anda dapat membaca artikel lengkapnya di sini: sini .
3. [GLOBAL POPULER] Amerika Dituding Harus Mengembalikan Patung Liberty | Houthis Melancarkan Serangan ke Kapal induk Amerika
Kabar tentang seorang pejabat Prancis yang mendesak Amerika Serikat untuk mengembalikan Patung Libertas menjadi berita utama di Daftar Popular GLOBAL terkini.
Di sisi lain, kelompok Houthi dari Yemen mengklaim bahwa mereka sudah melakukan serangan terhadap armada kapal perang Amerika Serikat yang beroperasi di Laut Merah.
Lain berita populer yang dapat ditemukan pada saluran ini adalah Global RB NEWS Keterkaitan dengan Amerika Serikat (AS) akan tetap melakukan serangan terhadap kelompok Houthi di Yemen.
Seluruh artikel dapat Anda baca di sumber tersebut. sini .
4. Mantan Spokesperson Duterte Berniat Mengajukan Permintaan Perlindungan Di Belanda
Mantan Kepala Urusan Media Publik Rodrigo Duterte, Harry Roque, berencana untuk memohon perlindungan di Belanda menyusul penahanan mantan presiden Filipina tersebut oleh Pengadilan Kejahatan Internasional (ICC) pada hari Selasa, tanggal 11 Maret 2025.
Ya, orang tersebut, yang sempat lenyap selama beberapa bulan setelah dijatuhi hukuman karena pencemaran nama baik terhadap lembaga legislatif, telah kembali tampil di depan publik minggu lalu.
Roque termasuk dalam kelompok pendukung Duterte, yang telah disangkakan oleh Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) terlibat dalam pelaku kejahatan kemanusiaan sehubungan dengan operasi anti-narkoba-nya sehingga mengakibatkan banyak korban jiwa.
Selengkapnya tentang artikel tersebut dapat Anda baca di sumber aslinya. sini .
5. Israel Gempur Jalur Gaza, 121 Tewas dan Lukai 150 Orang Lainnya
Israel melaunchingkan serangan udara skala besar yang pertama kali sejak gencatan senjata di Gaza dimulai pada tanggal 19 Januari 2025.
Pada insiden kali ini, 121 jiwa meninggal akibat serbuan militer Israel di wilayah Jalur Gaza. Di antara para korban yang gugur terhitam ada juga anak-anak kecil, sebagaimana dilaporkan. AFP pada Selasa (18/3/2025).
Hamas menyuaratkan bahwa pemerintah di bawah perdana menteri Israel Benjamin Netanyahu telah meruntut upaya gencatan senjata di Gaza.
Selengkapnya tentang artikel tersebut dapat Anda baca di sana. sini .
Gabung dalam percakapan