Psikolog Jelaskan Alasan Suasana Hati Memburuk di Musim Hujan

RB NEWS , Jakarta - Musim hujan Seperti sekarang, hujan tidak hanya mempengaruhi kesehatan fisik, misalnya batuk dan flu, tetapi juga dampaknya terhadap keadaan psikologis. Cuaca yang mendung dapat memberikan pengaruh besar kepada mood serta kesejahteraan emosi seseorang, sama halnya dengan situasi iklim lainnya.

Beberapa ahli psikologi berpendapat bahwa cuaca, terutama hujan Yang berterusan tanpa henti dapat mengubah cara kita merasakan sesuatu serta tingkat energi sehari-hari. Menurut psikolog, hujan yang tak kunjung reda bisa membuat beberapa orang menjadi lebih mudah merasa sedih atau melankolis.

Alasan timbulnya perasaan itu ialah paparan cahaya matahari yang rendah dapat menurunkan tingkat hormon serotonin, yaitu zat kimia otak yang berkaitan dengan rasa bahagia dan kesejahteraan. Menurut psikolog Dr. Jennifer Hartstein, "Terkena sinar Matahari lebih banyak akan memacu penghasilan serotonin sedangkan cuaca suram dapat menyebabkan individu menjadi merasa letih serta kurang bersemangat."

Taktik Memperbaiki Kondisi Jiwa saat Hujan Turun

Di samping itu, hujan dapat mengurangi kegiatan di luar ruang, dan hal ini secara bertahap memberikan dampak juga. suasana hati "Apabila seseorang tidak dapat menikmati kegiatan di luar ruang, mereka mungkin mengalami perasaan isolasi atau ketidakpuasan," kata psikolog Dr. David Cohen, sebagaimana dilaporkan oleh media tersebut. Marca pada 17 Maret 2023.

Pengurangan dalam interaksi sosial dan kegiatan olahraga dapat mendukung perasaan buruk secara emosi. Di samping efek negatif itu, para ahli psikologi pun merekomendasikan cara-cara untuk mengoptimalkan mood saat musim hujan tiba. Menurut Dr. Amy Cuddy, kita sebaiknya menggunakan kesempatan ini di rumah dengan melaksanakan hal-hal yang menyenangkan semisal membaca buku, nonton film, atau mencoba hobbi yang bersifat kreatif.

Selanjutnya, jalankanlah latihan secara berkala, walaupun hanya dilakukan di dalam ruangan namun masih sangat berguna. Melakukan aktivitas gerak tubuh akan membebaskan hormon endorfin, yang populer disebut dengan hormon kegembiraan, serta dapat mengimbangi rasa tidak enak akibat kondisi langit berawan dan masa penghujan.