Alasan Di Balik Penundaan Pengangkatan CASN 2024 Revealed
RB NEWS , JAKARTA - Menteri PANRB Rini Widyantini menyebut bahwa ada penundaan dalam proses pengangkatan CASN 2024 bukan masalah efisiensi.
Menurut laporan dari Antaranews, Rini menyebutkan bahwa penangguhan tersebut terjadi akibat beberapa faktor yang berhubungan dengan proses Administratif.
Dalam kesempatan tersebut, Rini Widyantini menyatakan terdapat kira-kira 213 lembaga pemerintahan yang meminta penangguhan pelantikan bagi calon pegawai negeri sipil tahun 2024.
Walau Telah Menjadi Uang Tunai, Kelompok PNS Berikut Tidak Menerima THR Lebaran
Usulan tersebut merupakan salah satu alasan yang mendorong pemerintah menggeser kembali jadwal pengangkatan bersamaan bagi para calon Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dalam pertemuan Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), pada hari Rabu, 5 Maret.
Masih ada sekitar 213 unit organisasi dari beberapa departemen atau lembaga serta pemerintahan daerah yang sampai hari ini memohon untuk menangguhkan proses promosi dengan beragam alasan dan keperluan," jelas Rini ketika bertemu dengan para wartawan di kantor Menteri PANRB, Jakarta, pada Hari Senin.
: Jadwal Libur Besar Idulfitri 2025 bagi Siswa, Karyawan Pemerintah, dan Tenaga Kerja Swasta
Beberapa alasannya meliputi penyempurnaan data pegawai negeri sipil (CASN) seperti permasalahan terkait dengan dokumen kependidikan, identitas pribadi, serta kualifikasi profesional dari para anggota tersebut di 213 institusi yang menangguhkan prosesnya.
Ketika ditanyai tentang penundaan perekrutan CPNS tahun 2024 akibat keterbatasan dana, dia menyatakan tegas bahwa kendala lembaga tersebut sebenarnya berhubungan dengan aspek Administrasi.
: Jumlah Gaji Ke-13 danTHR bagi Pegawai Negeri Sipil yang Telah Dicairkan pada Hari Senin, 17 Maret 2025
"Iya benar, jika itu terkait dengan kami, sebagian besar persoalannya ada di bidang Administrasi nih," katanya.
Saat ini, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Zudan Arif Fakrulloh menggarisbawahi bahwa penahanan pengangkatan disebabkan oleh beberapa syarat yang belum terpenuhi serta keterlambatan dalam pencetakan nomor identitas Pegawai (NIP).
"Kedua, terdapat beberapa kementerian yang telah memperluas wilayah kerja mereka. Selain itu, ada juga lembaga baru yang dibentuk. Oleh karena itu, penundaan serta penyesuaian perlu disesuaikan dengan pembentukan tersebut. Termasuk ijazah, struktur organisasi, dan jenis keahlian dari masing-masing entitas. Hal-hal ini yang sudah diajukan kepada kami oleh BKN," jelas Zudan.
Diketahui bahwa Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto telah mengambil keputusan untuk mempercepat proses pengangkatan calon pegawai negeri sipil (CASN) yang berada dalam formasi tahun 2024. Pengangkatan CPNS ini ditargetkan selesai paling cepat pada bulan Juni 2025, sementara itu bagi P3K (Pegawai Pemerintahan dengan Perjanjian Kerja) direncanakan akan terselesaikan secara maksimal hingga Oktober 2025.
Gabung dalam percakapan